screedbot

  • top1
  • top 2

Rengat, Rabu 22/7/2020 Dalam Rangka melaksanakan Kegiatan Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tahun 2020 di Kabupaten Indragiri Hulu, Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari bertempat di Aula Auditorium YOPI ARIANTO- Pematang Reba. Acara Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang di hadiri Oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Indragiri Hulu, Ibu Bupati/Wakil Bupati Selaku Ketua TP.PKK/ Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hulu, Ibu Narasumber Provinsi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Beserta Rombongan, Ketua Dharma WAnita Beserta Rombongan, Ibu-Ibu BKMT Kabupaten Indragiri Hulu, Pusdatin dan Para Peserta Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Se- Kabupaten Indragiri Hulu. Tujuan Dari Kegiatan Seminar ini Untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengarusutamaan gender serta menambah pengetahuan peserta teknik atau tatacara Kepemimpinan Organisasi yang Baik dan Benar bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang kepemimpinan Organisasi. Narasumber Dalam Kegiatan Seminar ini Yakni IBU SELPI SUSANTI,S,IP,M.IP selaku Ketua DPP SRIKANDI BMRB PROVINSI RIAU. Maksud dari kegiatan seminar kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan organisasi Wanita (GOW) ini untuk memberikan tambahan wawasan pengetahuan bagi ibu-ibu pengurus dan anggota Organisasi Wanita Tentang Kepemimpinan.

WhatsApp Image 2020 07 22 at 1.51.27 PM 1

Peserta seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Organisasi Gabungan Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020 ini berjumlah 35 Orang yang berasal dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hulu. Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dibuka Langsung Oleh IBU DRA. ERLINA WAHYU NINGSIH,S.Ip. diungkap''Seminar Kepemimpinan ini juga untuk mewujudkan pembinaan karakter kepemimpinan bagi ibu-ibu Gabungan Organisasi Wanita (GOW), untuk kedepannya diharapkan mampu membangun pemikiran yang lebih kritis dan karakter  pimpin yang mampu menjadi panutan dan juga memberi manfaat bagi organisasi sekitarnya. 

WhatsApp Image 2020 07 22 at 1.51.27 PM 2

Kegiatan seminar Kepemimpinan juga menyebutkan bahwa kriteria pemimpin dapat dimiliki setiap orang atau pun semua kita menjadi seorang pemimpin bukan merupakan bakat bawaan dan dapat dilatih oleh setiap orang yang dimiliki kemampuan yang baik. Pemimpin adalah kemampuan untuk memahami, mendengar dan memanfaatkan fotensi yang ibu-ibu miliki karena itu menjadi pemimpin harus dimulai dari diri kita sendiri.  untuk itu melalui seminar ini juga kedepannya akan banyak ibu-ibu yang menjadi pemimpin di kabupaten Indragiri Hulu menjadi pemimpin berarti menjadi orang yang punya kejalasan Visi tentang hidup mereka dan tau apa yang harus dilaukan lebih baik kedepannya.

 

Anak Menjadi salah satu kelompok Rentan yang sering mengalami berbagai kekerasan fisik dan psikis. Eksploitasi dan pelanggaran hak-hak lainya akibat pengasuhan yang kurang tepat, khususnya ditengah pendemi copid-19. Peran orang tua dan keluarga sebagai pengasuh utama dan pertama begitu penting dalam memberikan pengaruh positif bagi anak guna memenuhi hak-haknya dan melindungi anak terutama memasuki era adaptasi kebiasaan baru. Pengasuhan Anak di Kabupaten Indragiri Hulu harus perlindungan secara menyeluruh dan memenuhi hak-hak dasar antara lain Hak Hidup, Hak Hidup Tumbuh Kembang Anak, Perlindungan dan Partisipasi," Ungkap Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Tumbuh Kembang Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, ibu RIKA VARIA NORA, S.Si,T,MPH. 

Dalam rangkaian acara menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020, Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, menyelenggarakan Webinar yang diikuti oleh seluruh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak baik Provinsi maupun Kabupaten dan instansi terkait. Tujuan Webinar ini agar meningkatkan pengetahuan dan kinerja serta peran serta dalam mencari solusi yang dihadapi oleh masyarakat Khususnya orang tua dimasa Pandemi covid-19

WhatsApp Image 2020 07 20 at 11.56.16 AM 3

Beberapa Webinar yang diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu antara lain'' Orang Tuaku Sahabat Terbaikku dengan tema Penguatan Relasi Keluarga''. Merujuk pada hal tersebut, pentingnya mengajak seluruh keluarga untuk memberikan pengasuhan yang memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan khusus bagi anak yang memerlukannya, hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat relasi antara anak dengan anggota keluarga, agar pengasuhan berbasis hak anak dapat semakin dipahami oleh orang tua, wali atau pengasuh diluar keluarga inti ( di lembaga pengasuhan alternatif) seperti Panti Asuhan dan pondok Pesantren demi mewujudkan anak yang lebih berkualitas dan demi kepenetingan terbaik anak.

Menurut Ibu WARDIATI, S,Sos, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, Pelanggaran terhadap hak-hak anak akibat kesalahan orang tua yang kurang peduli atau lalai menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua, dapat mengakibatkan anak melakukan kenakalan dan perbuatan kriminal. Hal ini juga dapat dipicu oleh kurangnya pengawasan penggunaan alat komunikasi berupa Handphone yang memiliki akses ke situs pornografi, game online, dan lain-lainya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga Dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan dan pemahaman bagi masyarakat dan keluarga tentang Pola Asuh Hak Dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak. Salah satu upaya Pembinaan Keluarga dalam menghadapi Permasalahan anak adalah melaluai Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak Merupakan kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020.  Acara Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Senin, 16 Maret 2020 selama 1 (satu) hari, bertempat di Aula Desa Pasir Sialang Jaya, yang dihadiri Oleh Ketua TP.PKK Kabupaten Indragiri Hulu diwakili oleh wakil ketua Camat Lirik, Kepala Desa Pasir Sialang Jaya. Peserta sosialisasi Kegiatan Peningkatan Peran serta masyarakat dalam pengasuhan berbasis Hak Anak Tahun 2020 ini berjumlah 50 orang yang berasal dari perangkat Desa dan masyarakat  (keluarga) di desa pasir sialang jaya kecamatan lirik, Narasumber dala Kegiatan ini Adalah IBU WARDIATI, Sos, selaku kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu. dan IBU RIKA VARIA NORA,S.SIT.MPH selaku Kabit Pemenuhan HAk Anak dan Tumbuh Kembang Anak. 

WhatsApp Image 2020 07 20 at 8.42.16 AM

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, Sambutan Sekretaris DPPPA KAb. Inhu dalam Konteks ada 2 Faktor yang perlu menjadi perhatian serius yaitu kesehatan dan kesejahteraan. hal ini mengingat masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya budaya hidup sehat serta masih rendahnya tingkat perekonomian keluarga untuk itu diperlukan suatu keterobosan baru untuk memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memulai kepedulian dengan kesehatan. sebagai revensi kita bersama bahwa dari jumlah penduduk Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 409431 Jiwa, diantaranya antaranya adalah anak-anak , salah satu program yang sedang kita fokuskan adalah Kota Layak Anak yang Alhamdulillah pada Tahun 2019 kita mendapat PREDIKAT MADYA. Kita harapkan prediket Kota Layak Anak  ini teraplikasi di dalam kehidupan anak-anak di Kabupaten Indragiri Hulu.

WhatsApp Image 2020 07 20 at 8.42.16 AM 1

Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (Satu) Hari dan kita berharap kepada bapak ibu peserta sosialisasi dapat hak-hak yang diamanahkan dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. di antaranya adalah Hak untuk mendapatkan Pendidikan , Hak Untuk Hidup sehat, Hak Sosialisasi Anak serta mencangkup Juga Hak-hak Sipil Anak seperti Admistrasi Kependudukan, kewarganegaraan dan sebagainya.  undang-undang perlindungan anak memeliki Azas Bahwa Perlindungan Anak dilakukan atas Dasar Non- DISKRIMINASI : kepentingan berbagi bagi anak, Hak untuk Hidup: Kelangsungan Hidup dan berkembang serta penghargaan terhadap pendapat anak. Tumbuh Kembang Anak sejak dini adalah Tanggung Jawab Keluarga, Masyarakat dan Negara . dalam proses tumbuh Kembang Anak banyak dipengaruhi oleh berbagai Faktor , Baik Biologis, Fisik, Sosial, ekonomi maupun Kultural yang menyebabkan tidak terpenuhnya hak-hak anak. Kewajiban dan Tanggung Jawab menyelenggarakan Perlindungan Anak berdasarkan Undang-undang perlindungan adalah keluarga, masyarakat dan negara tentu saja dalam hal ini tidak terkecuali Pemerintah Daerah (PEMDA) salah satu dasar mengapa anak perlu dilindungi adalah karena anak merupakn tugas bangsa, bagian manfaatkan waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

 

Salah satu upaya Pembinaan Keluarga dalam menghadapi Permasalahan anak adalah melaluai Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak  merupakan kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020. Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga Dalam Pengasuhan Berbasisi Hak Anak bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan dan pemahaman bagi masyarakat dan keluarga tentang Pola Asuh dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak. acara sosialisasi ini  dilaksanakan pada hari senin, 16 Maret 2020 selama 1 (Satu) hari. bertempat Aula Desa Pasir Sialang Jaya. yang dihadiri olah Ketua TP. PKK Kabupaten Indragiri Hulu  diwakili oleh wakil  Ketua. Camat Lirik, Kepala Desa Pasir Sialang Jaya. Peserta Sosialisasi Kegiatan Peningkatan Peran serta masyarakat dalam pengasuhan berbasis hak anak tahun 2020 ini berjumlah 50 orang yang berasal dari  Perangkat Desa dan masyarakat (keluarga ) di desa pasir sialang jaya kecamatan lirik. narasumber dalam kegaiatn ini adalah IBU WARDIATI, Sos, Selaku kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu,  IBU RIKA VARIA NORA, S.SIT, MPH Selaku kabid Pemenuhan Hak dan Tumbuh Kembang Anak. 

WhatsApp Image 2020 03 17 at 9.34.13 AM

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri  Hulu yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Inhu. sambutan Sekretaris Dpppa Kab. Inhu dalam Konteks anak ada 2 faktor yang perlu menjadi  perhatian serius yaitu kesehatan dan kesejahteraan. hal ini mengingat masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya budaya hidup sehat serta masih rendahnya tingkat perekonomian keluarga untuk itu diperlukan suatu keterobosan baru untuk memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memulai kepedulian dengan kesehatan.  sebagai refensi kita bersama bahwa dari jumlah penduduk Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 409431 Jiwa, di antaranya adalah anak-anak, salah satu program yang sedang kita fokuskan adalah kota layak anak yang alhamdulillah pada Tahun 2019 kita mendapat PREDIKET MADYA. kita harapkan prediket Kota Layak Anak ini teraplikasi di dalam  kehidupan anak- anak di Kabupaten Indragiri Hulu. 

WhatsApp Image 2020 03 17 at 9.34.12 AM

Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari  dan kita berharap kepada bapak ibu peserta sosialisasi dapat hak-hak yang diamanahkan dalam undang-undang Repulik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. di antaranya adalah Hak untuk mendapatkan Pendidikan, Hak untuk Hidup Sehat, Hak Sosialisasi Anak serta Mencangkup juga  Hak-Hak Sipil Anak seperti Adminstrasi Kependudukan, kewarganegaraan dan sebagainya. Undang-undang Perlindungan Anak Memiliki Azas Bahwa Perlindungan Anak dilakukan Atas Dasar non- DISKRIMINASI : Kepentingan terbagi bagi anak, Hak untuk Hidup : Kelangsungan Hidup dan berkembang dan penghargaan terhadap pendapat anak. Tumbuh Kembang Anak sejak dini adalah Tanggung Jawab Keluarga, masyarakat dan negara. dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik biologis, fsikis, sosial, ekonomi maupun  kultural yang menyebabkan tidak terpenuhnya hak-hak anak.  kewajiban dan tanggung jawab menyelenggarakan Perlindungan Anak berdasarkan undang-undang perlindungn adalah keluarga, masyarakat dan negara tentu saja dalam hal ini tidak terkecuali Pemerintah Daerah (PEMDA)  salah satu dasar mengapa anak perlu dilindungi adalah karena anak merupakan tugas bangsa, bagian manfaatakan waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. 

Kabupaten Indragiri Hulu Telah melakasanakan Kegiatan Pertemuan Forum Anak se- Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020 yang bertempat di aula Wisma Five Boy yang dilaksanakan Oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu pada tanggal 21- 22 februari 2020. yang dibuka langsung oleh Bunda WARDIATI,S.Sos selaku kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KAbupaten Indragiri Hulu.  Peserta Pertemuan Forum Anak se - Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2020  berjumlah 40 (empat Puluh) orang yang terdiri dari 4 orang fasilitator Forum Anak Inhu, 8 Orang Pengurus Forum Anak Inhu Masa Bakti 2019- 2021 , 28 Orang perwakilan Forum Anak dari masing-masing Kecamatan. Kegiatan pertemuan Forum Anak se-kabupaten Indragiri Hulu tahun 2020 bertujuan terlaksananya Pertemuan Forum Anak se- Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020. teroptimalnya peran dan pungsi 2P (pelopor dan Pelapor) Forum Anak dalam mendukung program pembangunan di bidang Perlindungan dan pemenuhan HAk Anak di kabupaten Indragiri Hulu, terumusnya sasaran Anak Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2020, menciptakan generasi tangguh, beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa,  berwawasan dan kebnagsaan , cinta tanah air, berkribadian luhur, dan kreatif, inpvatif serta unggul, terpenuhi dan terjaminnya hak anak di Kabupaten Indragiri Hulu, dan terwujudnya kabupaten Indragiri Hulu yang layak dan Ramah bagi Tumbuh Kembang Anak.

WhatsApp Image 2020 02 24 at 11.01.18 AM

latar Belakang drai kegaiatan pertemuan forum anak se-kabupaten Indragiri Hulu dinamika pembangunan dibidang sosial, budaya dan ekonomi yang dipercepat dengan adanya globalisasi dan kemajuan selain membawa dampak positif bagi kemajuan ternyata menimbulkan penomena sosial baru yang tidak selalu menguntungkan dalam perspektif Tumbuh kembang dan Perlindungan Anak. semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme pada anak-anak Indonesia cenderung menurun, nilai-nilai luhur budaya bangsa seperti pola hidup gotong royong , toleransi, kebersamaan ,bangsa pada kebhinekaan dan keragaman suku dan budaya indonesia berubah menjadi pola hidup induvidual, primoprdial, konsumsi dan di berbagai wilayah sampai pada tingkat anarkis.WhatsApp Image 2020 02 24 at 11.01.21 AM 1

Fenomena sosialyang serius dan sangat kwatirkan adalah bahwa anak-anak remaja mulai menjadi sasaran pengkaderan kelompok-kelompok radikal yang tidak sejalan dengan upaya memperkuat Negara Persatuan republik Indonesia . bahkan dalam situasi yang ekstrim dan ana-anak tidak terlindung maka tidak tertutup kemungkinan anak-anak menjadi sasaran kelompok tersebut, khusunya remaja yangs edang mencari jati diri dan kepribadian sehingga dapat berdampak negative bagi tumbh kembang anak baik secara pisik, mental dan sossil. WhatsApp Image 2020 02 24 at 11.01.20 AMDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu sejak tahun 2013 bekrja sama dengan Pemerintah kecamatan dan stakleholders anak lainya telah mengembangkan kebijakan patisipasi anak sebagai pengejawatahan dari amanh undang-undang Perlindungan Anak, Khususnya pasal 4 " setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan partisipasi secara wajar sesuai harkat martabat kemanusiaan keutuhannya". anak indonesia adalah tunas, potensi dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa indonesia, yang memiliki peran strataegis dan mempunyai ciri serta sifat khusus, mereka perlu dipersiapkan sendiri dini demi kelangsungan eksistensi bangsa dan negara dimasa mendatang, maka tidak hanya menjadi cerminan masa depan bangsa, tetapi juga masa kini dari negara kesatuan republik indonesa. beranjak dari pemikiran tersebut diatas, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu memandang perlu memberikan pengayanan ilmu dalam hal penguatan capcity buiilding anak dalam menyengsong masa depannya melalui kegiatan ''Pertemuan Forum Anak se- Kabuapaten Indragiri Hulu Tahun 2020"  yang terpusat dikecamatan Rengat Ba.rat

Link Terkait

Statistik Pengunjung

126952
Hari ni
Kemarin
Minggu ni
Minggu lalu
Bulan ni
Bulan lalu
Total
107
189
1063
125042
1709
4106
126952

Your IP: 3.238.249.157
2021-06-12 20:27
© 2017 DPPPA. All Rights Reserved.