screedbot

  • top1
  • top 2

Hari  kamis (16 /07/2020) telah dilaksanakan kegiatan Webinar PPRG Desa Dalam Menghadapi Dampak Covid -19 Bagi kelompok Rentan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. pada acara Webinar ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu di ikuti oleh Bapak Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, Kasubbag Umum, Kabid Kualitas Hidup Perempuan, Kualitas Keluarga, Data Dan Informasi dan Staf Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Turut Hadir Kasi yang menangani Perencanaan Keuangan Desa DPMD Kabupaten Indragiri Hulu yakni Bapak Berkat  Pongabean,S.IP dan stafnya Ibu Taty, S,E

WhatsApp Image 2020 07 24 at 1.52.54 PM

Acara ini dibuka Langsung oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia ( Ibu Ir. Agustina Erni, M.Se) ini menghadirkan banyak Narasumber, diantaranya:

1. Kerangka PUG / PPRG dan Praktek Terbaik di Desa Pilot Model oleh Bapak.H. Yusuf Supiadi Pakar Gender Indonesia

2. Peningkatan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di Kabupaten Maros oleh Bapak. Drs. Idrus, M.Si Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros.

3. Realokasi APBDes Desa Sitiarjo Kecamatan Simbang Dalam Menghadapi Dampak Wabah Covid -19 Bagi Kelompok Rentan oleh Ibu Darawati S.S.Pd Kepala Desa Sambueja.

4. Menteri Pendemi Covid-19 di Desa sitiarjo Kecamatan sumbermajing Wetan Kabupaten Malang oleh Ibu mamiek Misniati Kepala Desa Sit1arjo.

5. Posko Relawan Desa Tanggap Covid Desa Budy Mulya Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin Prov Kalimantan Selatan Oleh Bapak Bupati Drs. H.M Arifin Arpan, MM.

6 Sesi Tanya Jawab dan Sharing Pengalaman oleh Perwakilan dan DPPPA Se-Indonesia.

 

 

WhatsApp Image 2020 07 24 at 1.56.38 PM

 

#Webinar PPRG_ Desa_Dalam_Menghadapi_Dampak_Copid-19_Bagi_Kelompok Rentan 

# Kementerian_Pemberdayaan_ Perempuan _dan_Perlindungan_Ana

Rengat, Rabu 22/7/2020 Dalam Rangka melaksanakan Kegiatan Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tahun 2020 di Kabupaten Indragiri Hulu, Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari bertempat di Aula Auditorium YOPI ARIANTO- Pematang Reba. Acara Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang di hadiri Oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Indragiri Hulu, Ibu Bupati/Wakil Bupati Selaku Ketua TP.PKK/ Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hulu, Ibu Narasumber Provinsi, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Beserta Rombongan, Ketua Dharma WAnita Beserta Rombongan, Ibu-Ibu BKMT Kabupaten Indragiri Hulu, Pusdatin dan Para Peserta Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Se- Kabupaten Indragiri Hulu. Tujuan Dari Kegiatan Seminar ini Untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang pengarusutamaan gender serta menambah pengetahuan peserta teknik atau tatacara Kepemimpinan Organisasi yang Baik dan Benar bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang kepemimpinan Organisasi. Narasumber Dalam Kegiatan Seminar ini Yakni IBU SELPI SUSANTI,S,IP,M.IP selaku Ketua DPP SRIKANDI BMRB PROVINSI RIAU. Maksud dari kegiatan seminar kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan organisasi Wanita (GOW) ini untuk memberikan tambahan wawasan pengetahuan bagi ibu-ibu pengurus dan anggota Organisasi Wanita Tentang Kepemimpinan.

WhatsApp Image 2020 07 22 at 1.51.27 PM 1

Peserta seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Organisasi Gabungan Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020 ini berjumlah 35 Orang yang berasal dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Indragiri Hulu. Seminar Kepemimpinan Organisasi Bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dibuka Langsung Oleh IBU DRA. ERLINA WAHYU NINGSIH,S.Ip. diungkap''Seminar Kepemimpinan ini juga untuk mewujudkan pembinaan karakter kepemimpinan bagi ibu-ibu Gabungan Organisasi Wanita (GOW), untuk kedepannya diharapkan mampu membangun pemikiran yang lebih kritis dan karakter  pimpin yang mampu menjadi panutan dan juga memberi manfaat bagi organisasi sekitarnya. 

WhatsApp Image 2020 07 22 at 1.51.27 PM 2

Kegiatan seminar Kepemimpinan juga menyebutkan bahwa kriteria pemimpin dapat dimiliki setiap orang atau pun semua kita menjadi seorang pemimpin bukan merupakan bakat bawaan dan dapat dilatih oleh setiap orang yang dimiliki kemampuan yang baik. Pemimpin adalah kemampuan untuk memahami, mendengar dan memanfaatkan fotensi yang ibu-ibu miliki karena itu menjadi pemimpin harus dimulai dari diri kita sendiri.  untuk itu melalui seminar ini juga kedepannya akan banyak ibu-ibu yang menjadi pemimpin di kabupaten Indragiri Hulu menjadi pemimpin berarti menjadi orang yang punya kejalasan Visi tentang hidup mereka dan tau apa yang harus dilaukan lebih baik kedepannya.

 

Anak Menjadi salah satu kelompok Rentan yang sering mengalami berbagai kekerasan fisik dan psikis. Eksploitasi dan pelanggaran hak-hak lainya akibat pengasuhan yang kurang tepat, khususnya ditengah pendemi copid-19. Peran orang tua dan keluarga sebagai pengasuh utama dan pertama begitu penting dalam memberikan pengaruh positif bagi anak guna memenuhi hak-haknya dan melindungi anak terutama memasuki era adaptasi kebiasaan baru. Pengasuhan Anak di Kabupaten Indragiri Hulu harus perlindungan secara menyeluruh dan memenuhi hak-hak dasar antara lain Hak Hidup, Hak Hidup Tumbuh Kembang Anak, Perlindungan dan Partisipasi," Ungkap Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Tumbuh Kembang Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, ibu RIKA VARIA NORA, S.Si,T,MPH. 

Dalam rangkaian acara menyambut Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020, Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, menyelenggarakan Webinar yang diikuti oleh seluruh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak baik Provinsi maupun Kabupaten dan instansi terkait. Tujuan Webinar ini agar meningkatkan pengetahuan dan kinerja serta peran serta dalam mencari solusi yang dihadapi oleh masyarakat Khususnya orang tua dimasa Pandemi covid-19

WhatsApp Image 2020 07 20 at 11.56.16 AM 3

Beberapa Webinar yang diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu antara lain'' Orang Tuaku Sahabat Terbaikku dengan tema Penguatan Relasi Keluarga''. Merujuk pada hal tersebut, pentingnya mengajak seluruh keluarga untuk memberikan pengasuhan yang memenuhi hak-hak anak serta memberikan perlindungan khusus bagi anak yang memerlukannya, hal ini dapat dilakukan dengan memperkuat relasi antara anak dengan anggota keluarga, agar pengasuhan berbasis hak anak dapat semakin dipahami oleh orang tua, wali atau pengasuh diluar keluarga inti ( di lembaga pengasuhan alternatif) seperti Panti Asuhan dan pondok Pesantren demi mewujudkan anak yang lebih berkualitas dan demi kepenetingan terbaik anak.

Menurut Ibu WARDIATI, S,Sos, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, Pelanggaran terhadap hak-hak anak akibat kesalahan orang tua yang kurang peduli atau lalai menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua, dapat mengakibatkan anak melakukan kenakalan dan perbuatan kriminal. Hal ini juga dapat dipicu oleh kurangnya pengawasan penggunaan alat komunikasi berupa Handphone yang memiliki akses ke situs pornografi, game online, dan lain-lainya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga Dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan dan pemahaman bagi masyarakat dan keluarga tentang Pola Asuh Hak Dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak. Salah satu upaya Pembinaan Keluarga dalam menghadapi Permasalahan anak adalah melaluai Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak Merupakan kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020.  Acara Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Senin, 16 Maret 2020 selama 1 (satu) hari, bertempat di Aula Desa Pasir Sialang Jaya, yang dihadiri Oleh Ketua TP.PKK Kabupaten Indragiri Hulu diwakili oleh wakil ketua Camat Lirik, Kepala Desa Pasir Sialang Jaya. Peserta sosialisasi Kegiatan Peningkatan Peran serta masyarakat dalam pengasuhan berbasis Hak Anak Tahun 2020 ini berjumlah 50 orang yang berasal dari perangkat Desa dan masyarakat  (keluarga) di desa pasir sialang jaya kecamatan lirik, Narasumber dala Kegiatan ini Adalah IBU WARDIATI, Sos, selaku kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu. dan IBU RIKA VARIA NORA,S.SIT.MPH selaku Kabit Pemenuhan HAk Anak dan Tumbuh Kembang Anak. 

WhatsApp Image 2020 07 20 at 8.42.16 AM

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu, Sambutan Sekretaris DPPPA KAb. Inhu dalam Konteks ada 2 Faktor yang perlu menjadi perhatian serius yaitu kesehatan dan kesejahteraan. hal ini mengingat masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya budaya hidup sehat serta masih rendahnya tingkat perekonomian keluarga untuk itu diperlukan suatu keterobosan baru untuk memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memulai kepedulian dengan kesehatan. sebagai revensi kita bersama bahwa dari jumlah penduduk Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 409431 Jiwa, diantaranya antaranya adalah anak-anak , salah satu program yang sedang kita fokuskan adalah Kota Layak Anak yang Alhamdulillah pada Tahun 2019 kita mendapat PREDIKAT MADYA. Kita harapkan prediket Kota Layak Anak  ini teraplikasi di dalam kehidupan anak-anak di Kabupaten Indragiri Hulu.

WhatsApp Image 2020 07 20 at 8.42.16 AM 1

Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (Satu) Hari dan kita berharap kepada bapak ibu peserta sosialisasi dapat hak-hak yang diamanahkan dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. di antaranya adalah Hak untuk mendapatkan Pendidikan , Hak Untuk Hidup sehat, Hak Sosialisasi Anak serta mencangkup Juga Hak-hak Sipil Anak seperti Admistrasi Kependudukan, kewarganegaraan dan sebagainya.  undang-undang perlindungan anak memeliki Azas Bahwa Perlindungan Anak dilakukan atas Dasar Non- DISKRIMINASI : kepentingan berbagi bagi anak, Hak untuk Hidup: Kelangsungan Hidup dan berkembang serta penghargaan terhadap pendapat anak. Tumbuh Kembang Anak sejak dini adalah Tanggung Jawab Keluarga, Masyarakat dan Negara . dalam proses tumbuh Kembang Anak banyak dipengaruhi oleh berbagai Faktor , Baik Biologis, Fisik, Sosial, ekonomi maupun Kultural yang menyebabkan tidak terpenuhnya hak-hak anak. Kewajiban dan Tanggung Jawab menyelenggarakan Perlindungan Anak berdasarkan Undang-undang perlindungan adalah keluarga, masyarakat dan negara tentu saja dalam hal ini tidak terkecuali Pemerintah Daerah (PEMDA) salah satu dasar mengapa anak perlu dilindungi adalah karena anak merupakn tugas bangsa, bagian manfaatkan waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

 

Salah satu upaya Pembinaan Keluarga dalam menghadapi Permasalahan anak adalah melaluai Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak  merupakan kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2020. Sosialisasi Peningkatan Peran serta Keluarga Dalam Pengasuhan Berbasisi Hak Anak bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan dan pemahaman bagi masyarakat dan keluarga tentang Pola Asuh dalam Pengasuhan Berbasis Hak Anak. acara sosialisasi ini  dilaksanakan pada hari senin, 16 Maret 2020 selama 1 (Satu) hari. bertempat Aula Desa Pasir Sialang Jaya. yang dihadiri olah Ketua TP. PKK Kabupaten Indragiri Hulu  diwakili oleh wakil  Ketua. Camat Lirik, Kepala Desa Pasir Sialang Jaya. Peserta Sosialisasi Kegiatan Peningkatan Peran serta masyarakat dalam pengasuhan berbasis hak anak tahun 2020 ini berjumlah 50 orang yang berasal dari  Perangkat Desa dan masyarakat (keluarga ) di desa pasir sialang jaya kecamatan lirik. narasumber dalam kegaiatn ini adalah IBU WARDIATI, Sos, Selaku kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak Kabupaten Indragiri Hulu,  IBU RIKA VARIA NORA, S.SIT, MPH Selaku kabid Pemenuhan Hak dan Tumbuh Kembang Anak. 

WhatsApp Image 2020 03 17 at 9.34.13 AM

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Indragiri  Hulu yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Inhu. sambutan Sekretaris Dpppa Kab. Inhu dalam Konteks anak ada 2 faktor yang perlu menjadi  perhatian serius yaitu kesehatan dan kesejahteraan. hal ini mengingat masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya budaya hidup sehat serta masih rendahnya tingkat perekonomian keluarga untuk itu diperlukan suatu keterobosan baru untuk memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memulai kepedulian dengan kesehatan.  sebagai refensi kita bersama bahwa dari jumlah penduduk Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 409431 Jiwa, di antaranya adalah anak-anak, salah satu program yang sedang kita fokuskan adalah kota layak anak yang alhamdulillah pada Tahun 2019 kita mendapat PREDIKET MADYA. kita harapkan prediket Kota Layak Anak ini teraplikasi di dalam  kehidupan anak- anak di Kabupaten Indragiri Hulu. 

WhatsApp Image 2020 03 17 at 9.34.12 AM

Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari  dan kita berharap kepada bapak ibu peserta sosialisasi dapat hak-hak yang diamanahkan dalam undang-undang Repulik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. di antaranya adalah Hak untuk mendapatkan Pendidikan, Hak untuk Hidup Sehat, Hak Sosialisasi Anak serta Mencangkup juga  Hak-Hak Sipil Anak seperti Adminstrasi Kependudukan, kewarganegaraan dan sebagainya. Undang-undang Perlindungan Anak Memiliki Azas Bahwa Perlindungan Anak dilakukan Atas Dasar non- DISKRIMINASI : Kepentingan terbagi bagi anak, Hak untuk Hidup : Kelangsungan Hidup dan berkembang dan penghargaan terhadap pendapat anak. Tumbuh Kembang Anak sejak dini adalah Tanggung Jawab Keluarga, masyarakat dan negara. dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik biologis, fsikis, sosial, ekonomi maupun  kultural yang menyebabkan tidak terpenuhnya hak-hak anak.  kewajiban dan tanggung jawab menyelenggarakan Perlindungan Anak berdasarkan undang-undang perlindungn adalah keluarga, masyarakat dan negara tentu saja dalam hal ini tidak terkecuali Pemerintah Daerah (PEMDA)  salah satu dasar mengapa anak perlu dilindungi adalah karena anak merupakan tugas bangsa, bagian manfaatakan waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. 

Page 1 of 12

Link Terkait

Statistik Pengunjung

082908
Hari ni
Kemarin
Minggu ni
Minggu lalu
Bulan ni
Bulan lalu
Total
114
128
1608
80284
1728
4425
82908

Your IP: 3.235.107.209
2020-08-09 15:13
© 2017 DPPPA. All Rights Reserved.